47 Meters Down : Uncaged - Wisata Membawa Petaka
MEDIUS • Film • Resensi
47 Meters Down : Uncaged - Wisata Membawa Petaka
Ius Artanto • Sabtu, 24 Agustus 2019 10:37 WIB
Film berkisah tentang hiu ganas pemangsa sudah banyak digarap. Bahkan beberapa film memiliki sequel-nya, termasuk 47 Meters Down (2017). Lantas apa menariknya 47 Meters Down: Uncaged yang telah beredar pada 23 Agustus 2019?
 
Seolah tak pernah usang dan jemu, para sineas Barat kerap menyodorkan kisah monster si hiu putih (great white shark) lewat karya layar lebar. Tercatat sebagai pelopor dari genre ini (horror – thiller – survival horror film) adalah sutradara Steven Spielberg dalam film Jaws (1975) yang didasarkan novel Jaws (1974) karya Peter Benchley, yang nyatanya menjadi box office. Sukses Jaws memunculkan sequel-nya sebagai franchise di bawah naungan Universal Pictures; Jaws 2 (1978), Jaws 3-D (1983), dan Jaws: The Revenge (1987).
 
Lepas dari franchise empat film Jaws yang sangat sukses, lalu muncul beberapa film sejenis sebagai kategori box office; Deep Blue Sea (1999), Open Water (2003), The Reef (2010), 47 Meters Down (2017), The Shallows (2017), dan The Meg (2018).
 
Setelah meraih laba cukup menggelembung dalam 47 Meters Down - James Harris dan Mark Lane (produser), Johannes Roberts (sutradara), serta Johannes Roberts dan Ernest Riera (screenplay) - mereka mencoba melanggengkan sukses lewat sequel berjudul 47 Meters Down: Uncaged, yang ternyata tetap menampilkan ketegangan serupa seperti film perdananya. Meski lokasi kejadian  berbeda, namun tetap sama mengenai kedalaman lautnya (47 Meters Down). 
 
Film dibuka dengan sosok Mia (Sophie Nelisse) yang dikucilkan oleh teman-teman sekolahnya, pun saudara tirinya Sasha (Corinne Foxx). Namun, sejalan waktu, Mia dan Sasha harus saling akur lantaran teguran Grant (John Corbett), ayah Mia, dan Jennifer (Nia Long), ibu Sasha. Pada suatu ketika, akhirnya Mia menerima ajakkan Sasha untuk berwisata bersama dua sahabatnya, Alexa (Brianne Tju)  dan Nicole (Sistine Stallone), menuju ke suatu  tebing terpencil yang berkolam di pinggir laut, Mexico.
 
Di tempat itu, mereka berenang  sepuasnya dengan dilatari lagu Somewhere in My Heart dari Aztec Camera yang sempat hits pada 1987. Namun, tak lama berselang, Alexa mengajak ketiganya untuk menyelam menuju tempat menakjubkan, yaitu, sebuah gua labirin yang terdapat sejumlah patung dan altar peninggalan suku Maya.  Tapi tanpa diduga, akibat suatu insiden, tetiba gua itu pun runtuh dan keempat gadis seksi itu terperangkap di dalamnya.  Maka, dalam kondisi demikian, mereka harus berupaya mencari aksesnya agar terhindar dari  nasib yang tragis. Sebab,  persedian tabung oksigen mulai berkurang. Dan seolah untuk mengurangi ketegangan,  terdengar lagu hits 1989 berjudul The Look dari grup soft rock duo asal Swedia, Roxette, yang terdiri dari Marie Fredriksson  dan Per Gessle bersuara bergema di dasar laut.
 
Selanjutnya, mudah ditebak. Kemunculan  sang monster hiu putih dalam keremangan menguak tabir misterinya. Tentu si hiu putih akan siap memangsa Mia, Sasha, Alexa, dan Nicole. Pada scene ini, tensi ketegangan makin diletupkan. Dan ekspresi kepanikan dan ketakutan keempat gadis belia itu pun terus dieksploitasi. Wisata laut yang seharusnya menggembirakan, justru membawa petaka.
 
Meski 47 Meters Down: Uncaged sangat mudah diterka kelanjutan ceritanya, namun dalam sisi ketegangannya agak sulit diprediksi.  Selebihnya, lazimnya genre horror thriller, memang selalu saja ada orang-orang yang bernasib tragis dan beruntung. Jika tidak demikian, rasa mencekam tidak akan hadir di ruang bioskop.
 
Film sepanjang  90 menit ini, kekira 70 menit pengambilan adegannya dihabiskan di dalam air.  Elemen air (laut) adalah milik hiu. Ketika berada di lautan yang dipenuhi hiu pemangsa, tentunya manusia hanya bisa berjuang untuk mencari keselamatan dirinya.  Ya, suatu naluri manusia yang sangat wajar.  Dan film ini memperlihatkannya yang direpresentasikan dari karakter Nicole.
 
Sekadar info, jika dalam film ini tercantum ada nama tak asing dalam indutri film Hollywood, yakni, Stallone dan Foxx, tidak lain dan bukan keduanya adalah putri dari aktor Sylvester Stallone dan Jamie Foxx.


(Ius Artanto/IM)
MUSTPEAK
Rabu, 09 Oktober 2019 20:52 WIB
MISTERIUS • Cerita
Popie S. Hanjani
Rabu, 02 Oktober 2019 18:28 WIB
MEDIUS • Film • Resensi
Ius Artanto
Selasa, 17 September 2019 17:26 WIB
MEDIUS • Film • Resensi
Ius Artanto