Hellboy: Anomalus Si Tanduk Buntung
MEDIUS • Film • Resensi
Hellboy: Anomalus Si Tanduk Buntung
Ius Artanto • Rabu, 10 April 2019 14:11 WIB
Hellboy (David Harbour) kembali lagi.  Ia harus menghadapi lawan yang tangguh.  Lawannya adalah Ratu Darah bernama Nimue (Milla Jovovich) yang mampu menebarkan wabah mematikan. Bagaimana  Hellboy menghadapinya? Dengan menggunakan pedang excalibur milik Raja Arthur, Hellboy bak memiliki kekuatan baru. Lantas, apakah ia masih bertanduk buntung atau bertanduk panjang menjuntai ketika bertarung? Simak.
 
Pada versi film terdahulu dalam Hellboy (2004) dan  Hellboy II: The Golden Army (2008) yang diperankan Ron Perlman dan disutradarai Guillermo del Toro, Hellboy terlihat sangat kocak dan ramah. Sedangkan Hellboy (2019) ala David Harbour yang disutradarai  Neil Marshall, sosok Hellboy lebih kuat, tangguh, seram, dan juga sedikit kocak. Ini hanya sekadar pembanding. Bukan untuk mencermati siapa yang paling hebat.
 
Lepas dari itu, Hellboy (2019) sarat menyuguhkan nuansa yang mistis dalam kemasan kuasa kegelapan. Kehadiran sosok  Nimue alias Blood Queen yang menghimpun kembali kekuatan manusia paripurnanya, pun mengingatkan akan kepingan mozaik film Thor: Ragnarok (2017) tentang Hela (Cate Blanchett), Sang Dewi Kematian, yang dibangkitkan kembali. Pun sosok Steppenwolf (Ciaran Hinds) yang harus menguasai  seluruh bumi dengan menghimpun kekuatan melalui 3 Mother Boxes dalam Justice League (2017), serta karakter Thanos (Josh Brolin) dalam film Avengers: Infinity War (2017) yang menyatukan kekuatan melalui 6 batu cincin.
 
Selain bernuansa mistis, Hellboy (2019) pun dipenuhi munculnya sejumlah mahkluk aneh dan menyeramkan. Tentu hal ini hasil kreasi handal dari tim make-up, art director, special effect, visual effect, yang mampu menghadirkan monster-monster menyeramkan seolah hidup dan nyata. Dan nampaknya, ini menjadi salah satu daya tarik filmnya.
 
Film berdurasi 120 menit yang mengangkat sosok Hellboy merupakan karakter  Darkhorse Comic yang diciptakan Mike Mignola. Hellboy boleh dikatakan superheo yang sangat unik. Ia merupakan setan atau iblis bertanduk dan berbuntut, lazimnya sosok setan.   Hellboy adalah anak dari Iblis Neraka yang sekujur tubuh dan wajahnya berwarna merah. Untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan dunia manusia, tanduk yang tumbuh di dahinya harus dipotong.
 
Dalam Hellboy versi 2019 dikisahkan Hellboy selain keturunan setan, ia pun memiliki DNA manusia. Ini yang menjadikan Hellboy sebagai mahkluk anomalus. Ia tidak murni setan, pun tidak tulen manusia. Maka tak heran, jika Hellboy mampu mencabut pedang Excalibur milik Raja Arthur yang tertancap kuat di batu. Hal ini pula yang menyebabkan Hellboy memiliki kekuatan super sehingga tubuhnya menjadi besar dan kekar, serta dahinya ditumbuhi dua tanduk yang panjang melengkung. Selain itu, tubuhnya pun diselimuti api yang berkobar.  Dengan kondisi yang prima, Hellboy siap menghadapi Blood Queen, yang sangat mengancam kelangsungan hidup manusia.


(Ius Artanto/IM)
MUSTPEAK