Konser Karunia Semesta 30 Tahun KLa Project : KLa Project dan Yenny Wahid
MELODIUS • The Hits Maker
Konser Karunia Semesta 30 Tahun KLa Project : KLa Project dan Yenny Wahid
Ius Artanto • Jumat, 07 Desember 2018 20:25 WIB
Konser  masih terus berlangsung. Lagu Terkenang yang diambil dari album V (1995) menjadi pengantar terhadap lagu Waktu Tersisa (KLa/1989) yang mengalun menyulut sesuatu yang kontemplatif, ketika salah satu bagian liriknya disuarakan….ketika norma peradatan/terpilih sebagai alasan/ mereka ciptakan jurang antara kita/ sampai saat akhir nanti/kita berusaha bertahan/ sebab cinta datang untuk mengoyak perbedaan
 
Iringan musikWaktu Tersisa tetap terdengar. Tanpa disangka, Yenny Wahid muncul tetiba ikut menyanyikan barisan lirik lagu tersebut, yang kemudian disambung pembacaan puisi yang ditulisnya sendiri dengan  diringi dentuman beat lagu Waktu Tersisa. Kolaborasi yang serasi antara  syair puisi dan lirik lagu yang memiliki makna yang sama, yakni, pemahaman tentang cinta.
 
“Lagu Waktu Tersisa sebetulnya bukan cuma perkara cinta sepasang kekasih. Tapi bisa juga dimaknai sebagai cinta yang universal. Cinta terhadap sesama. Sebab, cinta datang untuk mengoyak perbedaan,” jelas Katon sambil mengutip bagian lirik lagu Waktu Tersisa.
 
Lantas timbul pertanyaan. Mengapa harus Yenny Wahid? “Menurut kami, Yenny Wahid mencerminkan sosok kemajemukan atau pluralisme. Dia selalu memposisikan dirinya sebagai seorang perempuan yang memahami cinta bagi sesama. Dan dia cocok untuk ikut melantunkan bagian lirik lagu Waktu Tersisa,” papar Katon menjelaskan. 
 
Foto oleh: Fitria Agustin/KLa Management
 
Lihat juga:


(Ius Artanto/IM)
MUSTPEAK