Wonder: Kisah Bocah Berwajah Aneh Berprestasi
MEDIUS • Film • Resensi
Wonder: Kisah Bocah Berwajah Aneh Berprestasi
Ius Artanto • Rabu, 13 Desember 2017 20:11 WIB
Setiap anak yang lahir  tentu berharap eksistensi dirinya utuh, tanpa kekurangan suatu apapun. Namun, terkadang takdir menentukan lain, tak sesuai harapan. Si anak tak punya pilihan. Ia harus menjalani kehidupannya dengan segala suka dan dukanya. Demikian pula kisah bocah bernama August Pullman, 10 tahun, yang terlahir memiliki raut wajah cacat, penyakit sindrom Treacher Collins. Di sekolah, August yang biasa disapa Auggie kerap di-bully, dikucilkan, dan mendapat perlakuan tidak adil dari teman-teman sekelasnya. Meski begitu, ia adalah anak yang cerdas, cukup tegar, bahkan mampu menginspirasi banyak orang. Begitulah kebaikan hati yang menebar dan menyebar... 
 
Film Wonder (2017) merupakan garapan sutradara Stephen Chbosky dan skenario oleh Steve Conrad berdasarkan novel best seller New York Times karya R.J. Palacio. Film berdurasi  115 menit ini, bergenre drama keluarga, tak melulu memuat hal-hal memilukan, tapi juga penuh humor, nilai persahabatan, dan nilai-nilai kemanusiaan mengenai pentingnya menerima segala perbedaan sebagai suatu kenyataan.
Dikisahkan, Auggie (Jacob Tremblay) terlahir dengan wajah cacat. Sejak usia bocah, ia mendapat perhatian khusus dari ibunya, Isabel Pullman (Julia Roberts). Ia habiskan hari-harinya untuk belajar  bersama orangtuannya di rumah. Sang Ayah, Nate Pullman (Owen Wilson), kerap menguatkan hatinya untuk selalu tegar.
 
Setelah dirasa waktunya telah dirasa cukup dan memadai, Auggie mulai bersekolah di Beecher Prep School dan membaur dengan teman-temannya. Namun, di sekolah, Auggie justru mendapat perlakuan tidak adil, kerap di-bully, dan dikucilkan. Semua perlakuan yang tak nyaman itu, ia harus hadapi dengan  ketabahan dan ketegaran, walau terkadang ia harus sakit hati dan menangis akibat ulah teman-temannya yang kelewat batas.
 
Meski Auggie  berwajah aneh, ia adalah seorang yang cerdas, bernyali,  dan selalu menanam kebaikan bagi setiap orang. Maka tak heran, jika kebaikan hatinya itu mampu mengisnpirasi orang-orang di sekitarnya.  Dalam suasana Natal yang penuh kedamaian, Auggie yang gemar film Star Wars, pesta Halloween, dan bercita-cita menjadi astronot memang pribadi yang menyenangkan, penuh humor, serta rela berkorban, akhirnya mendapat banyak teman, berlimpah kasih sayang, dan prestasi di sekolahnya sebagai murid teladan.
 
Film yang terbagi dalam empat kisah, yakni, Auggie, Isabel, Via (Izabela Vidovic), Miranda (Danielle Rose Russell), yang menyodorkan sudut pandang dari masing-masingnya tentang Auggie. Baik Auggie melalui dirinya sendiri, maupun dalam sudut pandang ibunya (Isabel), kakaknya (Via), dan sahabat dan keluarga Via (Miranda) secara naratif. Ini yang menjadi daya tarik film untuk memahami berbagai karakter, ketika menghadapi seorang bocah bernama Auggie yang memiliki wajah tak sempurna.


(Ius Artanto/IM)
MUSTPEAK
Rabu, 09 Oktober 2019 20:52 WIB
MISTERIUS • Cerita
Popie S. Hanjani
Rabu, 02 Oktober 2019 18:28 WIB
MEDIUS • Film • Resensi
Ius Artanto
Selasa, 17 September 2019 17:26 WIB
MEDIUS • Film • Resensi
Ius Artanto