Daddy’s Home 2 : Komedi Keluarga Pada Hari Natal
MEDIUS • Film • Resensi
Daddy’s Home 2 : Komedi Keluarga Pada Hari Natal
Ius Artanto • Rabu, 29 November 2017 14:19 WIB
Hollywood kembali mengedarkan film tentang Natal. Biasanya, film bertema Natal kerap menyodorkan hal-hal unik. Natal memang identik dengan keluarga, lagu-lagu, salju, pohon cemara, dan kerlap-kerlip lampu berwarna.Tak terkecuali film Daddy’s Home yang memuat kejadian konyol penuh keakraban di dalam keluarga, yang dibalut dengan kejenakaan.
 
Setelah sukses dengan Daddy’s Home yang dirilis pada  2015, kini sequel berjudul Daddy’s Home 2 yang disutradarai dan skenario ditulis Sean Anders, hadir sebagai alternatif tontonan jelang Hari Natal 2017. Nampaknya Anders ingin mengulang sukses film pertamanya, yang memperoleh laba  sekitar 240 juta dollar secara internasional. 
 
Film berdurasi 90 menit lebih ini,  melanjutkan kisah perselisihan antara Brad Whitaker (Will Farrell) dan Dusty Mayron (Mark Wahlberg) sebagai ayah kandung dan tiri bagi anak-anak mereka. Mereka sepakat untuk berdamai demi memberikan suasana damai dan bahagian bagi anak-anak. Brad dan Dusty ingin menjadi ayah sejati.
 
Namun, yang justru menimbulkan masalah ketika ayah Dusty, Kurt Mayron (Mel Gibson) kerap bertingkah aneh dan ayah Brad, Jonah  Whitaker (John Lithgow) yang juga konyol, ikut serta untuk berlibur merayakan Natal bersama.  
 
Mereka sibuk merias rumah dengan kerlip lampu, mencari pohon cemara, membuat patung salju, serta daya tarik lainnya yang ikut memperindah suasana Natal. Demikian inti dari kisah Daddy’s Home 2, yang pada akhirnya perayaan natal yang semula diharapkan meriah, justru menjadi kacau. Meski begitu dari kejadian tersebut, masing-masing pada akhirnya bisa saling menerima kekeliruannya, serta saling mampu memaafkan dalam ikatan persaudaraan dan kekeluargaan.
 
Selain komedi kocak yang ditawarkan, menariknya, lagu Do They Know It’s Christmas (Feed The World)yang pernah dinyanyikan pada 1984 oleh Band Aid/Live Aid untuk kelaparan di Ethiopia, Afrika, diaransemen ulang menjadi daya tarik dan penambah kehangatan suasana Natal yang penuh damai dan kepedulian bagi sesama.  Sedangkan lagu Silent Night, Jingle Bells, Oh Holly Night, We Wish You A Merry Christman, Little Drummer Boy, dan lainnya telah lazim terdengar di sejumlah film bertema Natal. Namun, lagu-lagu itu juga menjadi penguat terhadap perayaaan Natal yang datang menjelang.       


(Ius Artanto/IM)
MUSTPEAK
Rabu, 09 Oktober 2019 20:52 WIB
MISTERIUS • Cerita
Popie S. Hanjani
Rabu, 02 Oktober 2019 18:28 WIB
MEDIUS • Film • Resensi
Ius Artanto
Selasa, 17 September 2019 17:26 WIB
MEDIUS • Film • Resensi
Ius Artanto