Overdrive : Kelihaian Sang Pencuri Mobil
MEDIUS • Film • Resensi
Overdrive : Kelihaian Sang Pencuri Mobil
Ius Artanto • Rabu, 02 Agustus 2017 21:13 WIB
Memandang wajah Scott Eastwood dalam film Overdrive (2017), seperti melihat aktor pemeran utama film Dirty Harry puluhan tahun silam. Ini bukan berlebihan atau lebay. Coba saja perhatikan terus. Wajah Scott memang lekat dengan raut muka Client Eastwood, sang ayah. Like father like son. Seperti juga kita mencermati Kirk Douglas dan Michael Douglas. Pun Martin Sheen dengan Emilio Estevez. Atau Donald Sutherland dan Kiefer Sutherland.
 
Oke, soal kemiripan ayah dan anak, kita abaikan dulu. Kembali ke film Overdrive. Film berdurasi 100 menit ini, memang ditujukkan bagi para penggemar mobil mewah. Betapa tidak. Sederet mobil mewah nan klasik - dari brand terkenal; Porche, Ferrari, BMW, Aston Martin, Jaguar, dan lainnya - ditampilkan dalam film yang disutradarai Antonio Negret.
 
Wajar, jika penonton berdecak kagum, tatkala mobil-mobil legendaris itu masih terlihat mulus. Padahal usianya sudah setengah abad lebih. Tapi begitulah, jika sebuah mobil dimiliki kolektor. Selalu terawat, bersih, mulus, dan orisinal, sehingga memiliki harga yang melambung. Inilah yang akhirnya memicu pencuri profesional khusus mobil-mobil mewah tersebut. Mereka harus mengatur rencana dan siasat, agar pencuriannya dapat berlangsung dengan sukses.
 
Jelasnya, dikisahkan dua orang kaya raya, Jacomo Morier (Simon Abkarian) dan Max Klemp (Clemens Schick), memiliki sejumlah koleksi mobil mewah dan langka Mereka saling berseteru sebagai musuh bebuyutan. Kehadiran dua lelaki bersaudara tiri, Andrew Foster (Scott Eastwood) dan Garret Foster (Freddie Thorp) sebagai pencuri mobil mewah yang jempolan, menjadi sentral permasalahan. Keahlian mereka kemudian dimanfaatkan Morier dan Klemp, untuk mencuri dari masing-masing koleksi mobil pribadinya. Andrew dan Garret  pun sepakat. Tanpa diduga oleh Morier dan Klemp,, ternyata Andrew dan Garret  lebih lihay dari yang dikira. Berkat keahlian mencuri, akhirnya mereka bisa memiliki mobil mewah idaman, tanpa perlu merogoh kocek sedikitpun. Namun, pencurian tersebut bisa berhasil berkat kepintaran dua wanita cantik, Stephanie (Ana de Armes) dan Devin (Gaia Weiss).         
 
Kisah pencurian mobil dalam film, memang bukan tema anyar. Namun, Overdrive mampu menyodorkan  unsur yang berbeda. Walau mudah diduga, Overdrive dipastikan memuat adegan kebut-kebutan, ledakan, dan adu jotos. Selain sejumlah adegan yang telah disebutkan, hal lain yang menjadi penonton betah adalah, Overdrive memiliki alur cerita yang sangat memikat, yang ditulis Michael Brandt dan Derek Haas.


(Ius Artanto/IM)
MUSTPEAK